Minggu,13 Maret 2022 | 02:46 WIB

Seberapa Sehat Keuangan Anda? Cek Dengan Lima Indikator Sehat Keuangan Berikut

Ketahui indikator sehat keuangan Anda apabila ingin mendapatkan financial freedom! Apa saja indikatornya?

Simak artikel ini dia.Apa Itu Sehat Keuangan Menurut Anda?

Kebanyakan orang menganggap bahwa sehat keuangan merupakan pemasukan nir lebih miniberdasarkan pengeluaran dan beban utang.

Definisi ini tentu saja nir galat. Bahkan bisa dibilang adalah cara paling sederhana buat mengetahui apakah keuangan Anda berada dalam syarat sehat atau nir.

Akan namun, bila Anda membutuhkan liputan kesehatan keuangan yg lebih niscaya, terdapat beberapa indikator sehat keuangan yang perlu Anda ketahui.

Dengan menggunakan indikator-indikator ini, Anda bukan hanya bisa mengetahui kondisi keuangan Anda saat ini saja. Tapi jua syarat keuangan Anda dalam jangka panjang.

Tetapi, apabila Anda ingin mengetahui apakah syarat keuangan Anda sehat atau nir secara pribadi, Anda bisa cek kesehatan keuangan Anda di sini atau memakai fitur Financial Health Check Up di aplikasi Finansialku.Indikator Sehat Keuangan

Nah, buat mengetahui seberapa sehat keuangan Anda, ada 5 indikator sehat keuangan yang perlu Anda ketahui dan bisa Anda pakai buat mengetahui kondisi keuangan Anda. Berikut ini merupakan lima indikator tersebut:#1 Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio)

Indikator yg pertama merupakan rasio likuiditas. Likuiditas merupakan kemampuan suatu aset yg Anda miliki buat bisa diubah menjadi uang tunai. Rasio likuiditas ini penting untuk diketahui.

Lantaran dengan begitu akan lebih gampang bagi Anda untuk mengetahui seberapa gampang Anda mendapatkan uang cash saat ada kejadian tidak terduga.

Rasio likuiditas biasa digunakan buat memenuhi kebutuhan darurat Anda, pengeluaran tidak terduga yg tidak bisa ditanggung asuransi, & bila Anda menghadapi PHK.

Nilai rasio likuiditas bisa Anda ketahui dengan membagi jumlah aset berupa kas atau setara kas dibagi dengan jumlah pengeluaran per bulan.

[Baca Juga: Kondisi Dompet Sahabat Sehat? Lihat melalui Aplikasi Cek Kesehatan Keuangan!]

Hasil perhitungannya mempunyai satuan bulan. Dana tunai kas atau setara kas sanggup berupa tabungan, deposito, emas, & lain-lain.

Sebagai contoh, misalkan Anda mempunyai dana tunai kas atau setara kas sebanyak Rp40 juta. Kemudian Anda memiliki pengeluaran rutin bulanan sebesar Rp5 juta. Maka rasio likuiditas Anda merupakan Rp40 juta dibagi Rp5 juta atau lebih kurang 8 bulan.

Artinya, aset likuid yg Anda punya saat ini hanya bisa dipakai untuk membantu kehidupan Anda selama 8 bulan saja. Khususnya bila selama 8 bulan tadi Anda tidak mempunyai pendapatan sama sekali.

Secara umum, suatu keuangan dikatakan sehat bila rasio likuiditasnya minimal kurang lebih 3-6 kali pengeluaran bulanan.#2 Rasio Tabungan (Saving Ratio)

Menabung adalah galat satu upaya paling dasar buat menyiapkan kebutuhan di masa depan. Hal ini merupakan norma dasar yang umumnya sudah dipupuk sejak kecil.

Nah, untuk mengetahui apakah tabungan Anda sudah ideal atau belum, Anda mampu menggunakan rasio tabungan. Caranya adalah menggunakan membagi nilai tabungan tahunan menggunakan jumlah pendapatan tahunan.

[Baca Juga: Cara Mengecek Kesehatan Keuangan Dengan Mudah dan Sederhana]

Misalnya, Anda memiliki nilai tabungan sekitar Rp40 juta dalam bentuk tabungan dan deposito bank. Sedangkan total pendapatan tahunan Anda merupakan kurang lebih Rp180 juta per tahun.

Dengan kata lain, rasio tabungan Anda merupakan Rp40 juta dibagi Rp180 juta. Atau sekitar 22,dua %. Yang merupakan sudah relatif indah.

Rasio ini bisa membantu Anda menetapkan persentase ideal tabungan yang perlu Anda siapkan setiap bulannya.

Secara generik, nilai rasio tabungan yg sehat adalah sebanyak 10 %. Jika Anda mampu menabung lebih banyak, maka hal itu akan lebih baik.#3 Rasio Kemampuan Pelunasan Utang (Debt Service Ratio)

Rasio ini sangat penting buat membantu Anda mengetahui berapa kemampuan Anda pada membayar cicilan utang.

Nilai rasio kemampuan pelunasan utang sanggup Anda dapatkan dengan membagi beban cicilan utang per tahun atau per bulan menggunakan nilai pendapatan per tahun atau per bulan.

Misalkan saja, Anda memiliki cicilan utang sebesar Rp4 juta setiap bulan. Sedangkan honorAnda berkisar Rp7 juta setiap bulannya.

[Baca Juga: Kapan Waktu yg Tepat Untuk Cek Kesehatan Keuangan?]

Dari sini, Anda bisa menerima nilai rasio kemampuan pelunasan uang menggunakan membagi Rp4 juta dengan Rp7 juta. Yaitu sekitar 58 persen.

Hasil tersebut memberitahuakn bahwa rasio kemampuan pelunasan utang yg Anda miliki tidak ideal. Sehingga Anda memiliki risiko yg lebih besarlabamengalami kebebasan keuangan.

Angka ideal buat rasio kemampuan pelunasan utang aporisma adalah sebesar 35%. apabila lebih dari nilai tersebut, ada pertanda bahwa keuangan Anda berada pada syarat yg nir sehat.

Untuk meminimalisasi kasus keuangan karena utang, Anda sanggup mengambil langkah menggunakan menurunkan beban utang.

Misalnya dengan menjual aset, melakukan refinancing utang, atau menambah penghasilan yg Anda dapatkan.#4 Rasio Solvabilitas (Solvency Ratio)

Rasio solvabilitas bermanfaat buat mengukur risiko kebangkrutan yang mungkin Anda alami. Anda bisa mendapatkan nilai ini menggunakan membagi nilai total kekayaan bersih dibagi menggunakan total aset.

Sebagai model, Anda mempunyai nilai kekayaan higienis senilai Rp1,62 miliar. Sedangkan nilai aset Anda mencapai Rp2,2 miliar. Dari sini, rasio solvabilitas Anda adalah kurang lebih 73,5 %.

Nilai tadi menunjukkan bahwa apabila Anda mengalami kebangkrutan, Anda masih sanggup bertahan meskipun nilai aset Anda jatuh sampai 73,lima %. Angka ideal rasio solvabilitas merupakan sebesar 50 %.#lima Pertumbuhan Pendapatan

Banyak orang menduga bahwa kenaikan honorsama menggunakan peningkatan pendapatan. Padahal hal ini belum tentu. Anda perlu mengetahui dengan lebih sempurna apakah pendapatan Anda benar-benar bertumbuh atau tidak.

Cara buat mengetahui pertumbuhan pendapatan adalah dengan menghitung nilai pendapatan tahun ini dikurangi dengan pendapatan tahun lalu.

Selanjutnya, bagi nilai tersebut menggunakan nilai pendapatan tahun kemudian dan hasilnya kurangi menggunakan laju inflasi.

[Baca Juga: Begini Cara Mudah dan Sederhana Cek Kesehatan Keuangan Freelance]

Misalnya, pendapatan Anda tahun kemudian adalah Rp7,lima juta. Dan tahun ini, Anda memiliki pendapatan sebesar Rp17 juta. Dengan tingkat inflasi sekitar 6 persen.

Dengan istilah lain, nilai pertumbuhan pendapatan Anda adalah = ([Rp17 juta – Rp7,lima juta] / Rp7,lima juta) – 6 persen = 119 %.

Artinya, Anda mengalami pertumbuhan pendapatan sekitar 119 %.

Nah, itulah beberapa indikator sehat keuangan yang bisa Anda gunakan buat mengetahui apakah kondisi keuangan Anda sehat atau tidak.

Perhitungan tersebut sebenarnya relatif sederhana. Namun, jika Anda masih cukup gundah atau nir memiliki cukup ketika, Anda bisa memanfaatkan aplikasi Finansialku buat membantu Anda.

Aplikasi Finansialku sanggup membantu Anda menerima perhitungan dan output yang lebih kentara tentang kondisi kesehatan finansial Anda.

Anda tinggal memasukkan nominal yang diperlukan dan melihat hasilnya. Apakah kondisi kesehatan Anda berada pada kondisi baik atau nir.

Aplikasi Finansialku ini mampu dengan mudah Anda unduh di Google Play Store atau Apple Apps Store. Selain membantu Anda melakukan pengecekan syarat kesehatan finansial, aplikasi Finansialku jua mampu membantu banyak sekali perkara keuangan Anda.

Anda bahkan sanggup melakukan chat dan berkonsultasi langsung menggunakan perencana keuangan dari Finansialku.

Anda sekarang tahu bukan apa saja indikator sehat keuangan yang sebagai tolak ukur mengecek kesehatan finansial Anda? Berikan tanggapan Anda mengenai artikel ini.

Mungkin di luar sana masih poly yang tidak mengetahui indikator sehat keuangan ini, atau bahkan tidak mengetahui bahwa keuangan mereka pun bisa sakit.

Yuk jadi rekan yang informatif dengan membagikan artikel ini pada teman-teman Anda.

Sumber Referensi:Aprilia Ika. 5 Oktober 2017. 5 Indikator Mudah buat Mengukur Kesehatan Kantong. Ekonomi.kompas.com – http://bit.ly/2NaYcE9

Sumber Gambar:Indikator Sehat Keuangan 01 – http://bit.ly/34pDQgeIndikator Sehat Keuangan 02 – http://bit.ly/32eKYL1Indikator Sehat Keuangan 03 – http://bit.ly/33c5Un2

Baca Juga