Senin,14 Maret 2022 | 00:03 WIB

Menilai Kesehatan Perusahaan Dari Laporan Keuangan, Begini Caranya!

thumbnail-Cek-Kesehatan-Perusahaan-dengan-Analisis-Laporan-Keuangan-200326073134-210107064654

Ada selalu cara yang mampu dilakukan buat melihat profesionalitas sebuah perusahaan. Salah satu metode yang mampu dipakai adalah menggunakan memperhatikan laporan keuangan perusahaan. Financial report yang disusun secara cermat dan detail, mampu memunculkan berbagai fakta krusial dalam sebuah perusahaan. Lewat laporan ini, Anda bisa melakukan analisis yang bertujuan buat mengetahui tingkat kesehatan perusahaan.

Hanya saja, analisis laporan keuangan nir bisa dilakukan sang siapa saja. Untuk mendapatkan output analisis yg akurat, Anda perlu mengetahui faktor apa saja yg perlu diperhatikan pada laporan. Selain itu, penyusunan laporan jua wajibdilakukan sesuai menggunakan baku yg berlaku.

Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan

Dalam penyusunannya, Anda perlu mengetahui bahwa masih ada beberapa jenis laporan keuangan yg harus dibentuk perusahaan. Jenis-jenis laporan tersebut adalah:

1. Laporan laba rugi (income statement)

Sesuai dengan namanya, laporan laba rugi adalah jenis laporan yang dipakai buat mengetahui tingkat laba/rugi perusahaan pada periode keuangan tertentu. Selain itu, laporan ini jua memiliki kiprah penting dalam menghitung jumlah pajak yang perlu dibayar perusahaan. Proses penyusunannya dilakukan menggunakan memasukkan seluruh jenis pendapatan dan kerugian perusahaan.

2. Laporan perubahan modal

Modal yang dimiliki oleh sebuah perusahaan terus mengalami perubahan. Modal awal yang dipakai saat perusahaan baru berdiri, sanggup berkurang ataupun bertambah. Perubahan tersebut bisa terjadi seiring menggunakan adanya keuntungan atau kerugian yang dialami perusahaan. Proses penyusunan laporan ini bisa dilakukan sesudah Anda merampungkan pembuatan laporan laba rugi.

3. Neraca (balance sheet)

Neraca atau balance sheet merupakan jenis laporan yg telah sangat familier di indera pendengaran wargaumum . Penyusunan laporan neraca bertujuan buat mampu menerangkan posisi, syarat, serta informasi keuangan perusahaan dalam periode tertentu. Dengan menyusun neraca, Anda sanggup mengetahui data misalnya kewajiban (utang/liabilitas), aset perusahaan, serta ekuitas atau modal perusahaan.

4. Laporan arus kas (cash flow statement)

Penyusunan laporan arus kas pula tak kalah pentingnya. Laporan ini dibuat menggunakan tujuan buat mengetahui arus masuk atau keluar kas perusahaan. Di saat yg sama, keberadaan laporan arus kas juga dapat menginformasikan ada tidaknya genre kas pada periode mendatang. Selain itu, laporan ini jua dapat dimanfaatkan sebagai wahana pertanggungjawaban arus kas yang terjadi dalam sebuah periode pelaporan keuangan.

Setelah menyusun laporan keuangan yg dibutuhkan, maka selanjutnya Anda dapat melakukan analisis mengenai syarat kesehatan perusahaan. Masing-masing metode menawarkan kelebihan & kekurangannya.

Analisis Laporan Keuangan dengan Metode Komparatif

Analisis dengan metode komparatif dilakukan menggunakan membandingkan secara langsung 2 jenis laporan yg disusun pada periode pelaporan tidak sinkron. Biasanya, perusahaan akan memilih satu atau beberapa elemen yang digunakan sebagai perbandingan. Anda mampu memakai metode ini dengan memanfaatkan laporan laba rugi, neraca, ataupun cash flow.

Metode komparatif laporan keuangan mampu Anda lakukan pada aneka macam cara. Anda dapat mencoba buat membandingkan data secara eksklusif. Selain itu, mampu juga memilih buat membandingkan dalam bentuk tingkat pertambahan atau penurunan, persentase data, dan komparasi dalam bentuk rasio.

Ada 2 laba yg sanggup didapatkan saat memakai metode analisis komparatif, yaitu: Efektif pada menilai kinerja perusahaan. Lewat metode ini, Anda dapat melihat tanda tren nomor penjualan, biaya produksi, laba, & sebagainya. Membantu dalam menemukan kelemahan perusahaan. Hal ini bisa Anda lakukan ketika membandingkan laporan perusahaan menggunakan rata-homogen performa perusahaan pada sektor industri yg sama.

Meski begitu, terdapat jua kekurangan yg perlu Anda perhatikan berdasarkan pemakaian metode analisis komparatif, yaitu: Perbandingan yg nir tidak seimbang. Hal ini dapat terjadi saat Anda membandingkan laporan dengan laporan milik perusahaan lain tanpa memperhatikan faktor lain misalnya depresiasi, valuasi perusahaan, & sebagainya. Akurasi perbandingan jua bergantung dalam pemilihan periode keuangan. Anda perlu mempertimbangkan faktor yg berpengaruh misalnya kebijakan keuangan perusahaan, inflasi, resesi.

Analisis Laporan Keuangan lewat Analisis Rasio

Metode analisis rasio menjadi cara yg komprehensif pada menilai kinerja sebuah perusahaan. Pihak-pihak seperti investor, pemilik saham, ataupun pemerintah kerap memanfaatkan metode ini buat melakukan evaluasi dalam aspek tertentu dalam performa sebuah perusahaan.

Cara melakukan analisis rasio merupakan menggunakan membandingkan dua nilai dalam laporan keuangan sebagai akibatnya menghasilkan rasio. Selanjutnya, seseorang analis akan melakukan evaluasi pada nilai rasio tersebut. Interpretasi nilai rasio itu dilakukan menggunakan mempertimbangkan konsep akuntansi. Oleh karenanya, metode ini kerap hanya dilakukan sang seorang ahli.

Dalam penggunaan metode ini, ada beberapa nilai rasio yang acapkali dipertimbangkan, yakni:

1. Rasio kegiatan

Rasio kegiatan memiliki fungsi dalam mengukur efisiensi perusahaan pada memanfaatkan aset-asetnya. Seorang investor mampu memanfaatkan analisis rasio aktivitas dalam menilai performa operasional perusahaan secara menyeluruh. Dalam perhitungan rasio kegiatan, Anda perlu menghitung beberapa faktor, yaitu: Inventory turnover ratio

Rasio ini bisa Anda hitung dengan membagi jumlah penjualan menggunakan homogen-homogen persediaan. Ketika inventory turnover ratio memiliki angka lebih tinggi dibandingkan homogen-homogen industri, merupakan perusahaan dalam syarat sehat. Perusahaan sanggup menjual persediaan dalam saat yang singkat.

Tetapi, angka inventory turnover ratio jua mampu menandakan dua hal. Pertama, perusahaan memang sengaja nir menyimpan barang terlalu banyak pada gudang. Kedua, perusahaan mungkin saja mengalami kesulitan dalam memenuhi tingginya permintaan pasar.

Receivables turnover ratio

Rasio yang berikutnya merupakan receivables turnover ratio, dihitung dengan membagi pendapatan higienis dengan rata-rata piutang. Nilai rasio yg tinggi menerangkan efisiensi perusahaan dalam mengelola piutang dan mengubahnya menjadi uang kas.

Namun, nilai receivables turnover ratio tinggi pula menjadi tanda perusahaan mempunyai kebijakan kredit terlalu ketat yang berimbas dalam hilangnya potensi penjualan. Sementara itu, nilai rasio yang rendah mengindikasikan bahwa pelanggan mengalami kesulitan pada melakukan pembayaran.

Patricia Piccinini

Penghitungan payable turnover ratio bermanfaat untuk mengetahui kemampuan pembayaran perusahaan pada klien. Anda sanggup melakukannya menggunakan menghitung nomor penjualan kredit dengan homogen-rata pembayaran.

Angka rasio yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan melakukan pembayaran secara cepat. Biasanya, kebijakan ini dilakukan perusahaan dalam  memanfaatkan pemberian bonus buat pembayaran awal. Sebaliknya, nilai rasio rendah menunjukkan perusahaan punya kemampuan rendah dalam melakukan pembayaran atau memanfaatkan tenggat pembayaran secara aporisma.

Asset turnover ratio

Rasio yang keempat pada metode analisis rasio kegiatan adalah asset turnover ratio. Nilai rasio ini menunjukkan efisiensi perusahaan dalam memanfaatkan keseluruhan aset buat menghasilkan pemasukan.

Cara perhitungannya dilakukan menggunakan membagi pendapatan higienis dengan homogen-homogen aset total. Asset turnover ratio yg rendah sebagai indikator bahwa perusahaan tidak memanfaatkan asetnya secara efektif.

2. Rasio likuiditas

Rasio likuiditas sebagai jenis metode analisis rasio yg relatif sering dipilih. Metode ini secara spesifik sangat bermanfaat bagi para kreditur, lantaran bertujuan buat mengukur kemampuan perusahaan dalam melakukan pembayaran jangka pendek.

Baca Juga