Kamis,10 Maret 2022 | 23:31 WIB

Isi Teks Sumpah Pemuda Bersama Makna & Sejarahnya

Jakarta – Sumpah pemuda merupakan momen penting bagi sejarah bangsa Indonesia. Momen tadi sebagai penanda komitmen tegas buat arah usaha bangsa, yg diikrarkan oleh para pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Isi teks sumpah pemuda itu sangat menarik buat kita gali maknanya.

Besarnya kiprah pemuda Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan, tentu wajib dimaknai oleh suatu bangsa. Alhasil menggunakan adanya peritiwa bersejarah itu, maka setiap lepas 28 Oktober ditetapkan menjadi “Hari Sumpah Pemuda”.

Nah, detikers sudah tahu belum isi teks sumpah pemuda yg diikrarkan oleh para pemuda bangsa? kalau belum, simak isi teksnya pada bawah ini ya! Isi Teks Sumpah Pemuda

“Kami putra & putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yg satu, tanah air Indonesia.”

“Kami putra & putri Indonesia, mengaku berbangsa yanng satu, bangsa Indonesia.”

“Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.”

Seperti dikutip dari e-modul Kemendikbud “Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Paket A Setara Sekolah Dasar/MI Kelas VI” karya Suci Fajar Rizky, 3 ikrar teks sumpah pemuda tadi, mempunyai makna pada persatuan bangsa.

Ikrar pertama bertanah air satu, “Tanah air Indonesia”, hal ini menandakan mengenai semangat persatuan yg tinggi para pemuda dalam buat memperjuangkan ikatan bangsa Indonesia.

Ikrar kedua yang menyatakan berbangsa yang satu, “Bangsa Indonesia”. Satu Menggambarkan makna berdasarkan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang adalah, bhineka tapi tetap satu.

Maksudnya adalah banyaknya keberagaman kepercayaan , budaya, istiadat istiadat, & suku yang ada, namun permanen sebagai satu kesatuan pada ikatan Bangsa Indonesia.

Ikrar ketiga yang menyatakan menjunjung bahasa persatuan, “Bahasa Indonesia”. Menandakan bahwa Bahasa Indonesia adalah bahasa yang mempersatukan bangsa. Seperti diketahui bangsa kita mempunyai suku menggunakan bahasa daerah yang sangat majemuk. Dengan adanya Bahasa Indonesia, bisa sebagai indera komunikasi pada bermasyarakat.Sejarah Sumpah Pemuda

Berikut merupakan sejarah dari sumpah pemuda, bersumber menurut buku “Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan” karya Lukman Surya Saputra, Ida Rohayani, dan Salikun.

Bangkitnya semangat pemuda bangsa Indonesia ini ditandai menggunakan berdirinya Boedi Oetomo (1908), yg mendorong munculnya aneka macam organisasi pemuda lainya misalnya Trikoro DharMmo (TK) (1915) kemudia Taman Kanak-kanak berubah nama menjadi Jong Java (1918), Jong Sumateranen (1917), Jong Ambon (1918), Jong Minahasa (1918), Jong Celebes (1919), Sekar Rukun (1919), Jong Bataks Bond (1925), dan Jong Betawi (1927).

Berbagai organisasi pemuda di atas, lalu mengadakan kongres pemuda. Tujuan diadakannya kongres pemuda Indonesia adalah buat memajukan paham pemersatu bangsa dan mempererat interaksi antara pemuda dengan bangsanya. Kongres pemuda ini lah yang mendorong lahirnya Sumpah Pemuda.Kongres Pemuda I (1926)

Kongres pemuda I diselenggarakan di Yogyakarta, dalam kongres ini pemuda berhasil merumuskan dasar-dasar keputusan, dalam 2 konvensi.

Dua konvensi itu antara lain:

a. Cita-cita semua pemuda Indonesia, buat memerdekakan Indonesia.

b. Perkumpulan pemuda dijadikan upaya buat mengumpulkan persatuan organisasi pemuda dalam satu wadah.Kongres Pemuda II (1928)

Kongres pemuda II digagas sang sang Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI), dan dihadiri oleh aneka macam wakil menurut organisasi kepemudaan.

Kongres pemuda II ini diselenggarakan pada tiga sesi pada 3 tempat tidak sinkron, antara lain:

Rapat pertama diselenggarakan pada 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB). Ketua PPPI Sugondo Djojopoespito, pada sambutannya menyampaikan harapan menggunakan adanya kongres ini, bisa memperkuat semangat persatuan para pemuda. Setelah itu, dilanjutkan menggunakan uraian dari Moehammad Yamin, yang menyebutkan lima faktor yg mampu memperkuat hubungan persatuan pemuda Indonesia, yakni sejarah, bahasa, hukum istiadat-norma, pendidikan, & kemauan.

Rapat ke 2 diselenggarakan pada 28 Oktober 1928, pada Gedung Oost-Java Bioscoop. Rapat kedua diisi sang Poernomowoelan & Sarmidi Mangoensarkoro, dengan memfokuskan bahasan mengenai kasus pendidikan. Rapat ini menegaskan bahwa setiap anak haruslah menerima pendidikan kebangsaan, & pula didikan secara demokratis.

Rapat ketiga, diselenggarakan di Gedung Indonesische Clubgebouw. Rapat ini diisi sang Sunario sebagai pembicara, yg menjelaskan mengenai pentingnya nasionalisme dan demokrasi.

Berikut adalah nama-nama panitia berdasarkan program kedap kongres pemuda:

Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)

Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)

Sekretaris : Moehammad Yamin (Jong Sumateranen Bond)

Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)

Pembantu : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond), R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia), Senduk (Jong Celebes), Johanes Leimena (Jong Ambon), & Rochjani Soe’oed (Pemoeda Kaoem Betawi)

Rumusan isi teks Sumpah Pemuda ditulis sang Moehammad Yamin, dan pada momen Sumpah Pemuda juga, buat pertama kalinya lagu kebangsaan Indonesia Raya karya W.R. Supratman, diperdengarkan & dipublikasikan dalam surat berita Sin Po.

Nah, itu tadi penerangan tentang isi teks Sumpah Pemuda lengkap menggunakan makna & sejarahnya. Semoga mampu membangkitkan semangat persatuan bangsa detikers ya!

Simak Video “Sejarawan Sebut Tak Ada Ikrar Sumpah Pemuda 1928”

[Gambas:Video 20detik]

(pal/pal)

Baca Juga