Minggu,13 Maret 2022 | 05:51 WIB

Daftar Pelukis Indonesia Terbaik, Ternama & Terkenal Sepanjang Masa

images (12)

Pelukis Indonesia – Indonesia adalah sebuah negara yang berdiri sudah sejak usang. Di dunia pendidikan dalam pelajaran Sejarah, kita diberi pengetahuan tentang kerajaan-kerajaan Hindu, Budha dan Islam yang pernah menguasai Nusantara bahkan negara sekitarnya.

Dalam perjalanannya, nir dipungkiri bahwa peradaban yang terjadi telah menerbitkan banyak sekali artis atau Pelukis ternama pada Indonesia, yg beredar pada berbagai penjuru negeri, dari Sabang hingga Merauke.

Tidak hanya lingkup tanah air saja, karya-karya artis terbaik Indonesia tersebut pula sudah diakui dunia, bahkan ada yang di pajang pada beberapa museum seni kenamaan dunia. Hal ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita selaku wargaIndonesia.Pelukis Indonesia Terbaik Sepanjang Masa

Hikmah yang bisa kita kutip dari Karya seni mereka bukanlah kesuksesannya semata, namun bagaimana bepergian panjang mereka pada mencapai itu seluruh, jatuh bangun, gagal dan bangkit lagi hingga hingga pada klimaks kesuksesan.

Pada kesempatan kali ini, aku akan memberikan informasi pada anda tentang Daftar Pelukis Indonesia yg populer dan terbaik, dimana karya lukisan mereka sudah diakui dan diapresiasi global. Check this out.

1. Abdullah Suriosubroto

Dikenal dengan sebutan Pelukis Indonesia pertama abad ke-20, Abdullah lahir pada 1878 pada Semarang, dan wafat pada tahun 1941 dalam usia 63 tahun. Meskipun kelulusan sekolah kedokteran, beliau akhirnya melanjutkan studinya ke Belanda.

Tetapi setelah menatap di Belanda, Abdullah lalu mengubah arah nasibnya buat mendalami global seni lukis. Setelah pulang kampung ke Indonesia, ilmu seninya kian diperdalam, dimana beliau acapkali menerbitkan lukisan yg disukainya, yakni pemandangan alam.

Atas segala saat, energi dan pengorbanan yg tercurah, beliau berhasil sebagai artis yg dijuluki “Mooi Indie” atau Hindia Indah. Karya yang paling mencolok yakni lukisan minyak bergambar pemandangan alam jarak jauh serta bersifat Romantik.

Hingga sekarang, banyak menurut karyanya yang masih disimpan dan mampu ditinjau secara pribadi yg tersimpan rapi di museum. Beliau wafat di Yogyakarta pada tahun 1941.

2. Affandi Koesoema

Dalam daftar Pelopor pelukis modern Indonesia yang paling terkenal & populer aneh, galat satunya adalah Affandi Koesoema ini, dia dikatakan aneh dan unik lantaran tidak melukis menggunakan kuas.

Awalnya, beliau menumpahkan cat-cat berwarna ke dalam kanvas, tentunya akan terkesan amburadul dan rambang-acakan. Kemudian, beliau akan menyikat rona-warna cat tersebut menggunakan jarinya, sehingga berubah 360 derajat menjadi sangat latif & punya nilai sangat tinggi.

Segudang fakta sudah digapai selama melalang buana menjadi artis pelukis Indonesia yg handal. Salah satu bukti yakni Pada tahun 1950-an, dimana beliau sering mengadakan pameran tunggal di Amerika Serikat, Inggris, dan beberapa negara di Asia dan Eropa.

Affandi Koesoema lahir pada tahun 1907 dan wafat pada tahun 1990. Sepanjang karirnya, beliau telah menerbitkan lebih menurut 2000 karya seni, yang keseluruhan punya daya dan kualitas tinggi.

3. Agus Djaya

Pelukis terbaik indonesia berikutnya berasal menurut famili bangsawan Banten, yang lahir pada tahun 1913, menggunakan nama orisinil orisinil Raden Agus Djaja Suminta. Kecukupan materi menghantarkan beliau dalam menerima pendidikan yang layak.

Buktinya, selesainya menuntaskan pendidikan pada Tanah Air, beliau lalu melanjutkan studinya ke Akademi Rijks (Academy of Fine Art) Amsterdam, Belanda.

Tinggal dan menetap pada Eropa lantas beliau manfaatkan buat sanggup bertemu dan berdiskusi pribadi dengan beberapa artis kenamaan dunia, sebut saja Pablo Picasso, Salvador Dali & Ossip Zadkine, yang dalam masa itu sangat tersohor.

Agus Djaja juga merupakan pengelola sekaligus pendiri Persagi (Persatuan Ahli Gambar Indonesia). Ia memipin Persagi sejak 1938 sampai 1942. Selain itu, Persagi juga dinobatkan menjadi organisasi artis senirupa pertama di Indonesia.

Rentang tahun 1942-1945, Agus Djaja diangkat sebagai Ketua Pusat Kebudayaan Bagian Senirupa sang Ir. Soekarno. Beliau juga aktif sebagai kol Intel & F.P (persiapan lapangan) pada masa Revolusi Kemerdekaan.

Pameran senirupa paling diingat darinya adalah pada tahun 1976 pada Taman Ismail Marzuki, dimana dia memajang lebih berdasarkan 70 lukisan. Setelah lamapada Ibukota, dia pindah ke Bali & mendirikan Galeri Impian disana.

4. Barli Sasmitawinata

Barli Sasmitawinata merupakan seorang artis asli Indonesia, dia lahir pada Bandung dalam 18 Maret 1921, & meninggal tangga 8 Februari 2007. Di usianya yg cukup panjang tersebut, dia mulai menggeluti dunia seni lukisdari tahun 1935.

Awalnya, dia mulai belajar ilmu lukis di Studio milik Jos Pluimentz yang berada pada Bandung. Setelah itu, dia mengadukan karirnya pada Luigi Nobili, seorang pelukis dari Italia. Di studio inilah Barli mulai berkenalan menggunakan Affandi.

Setelah rendezvous tadi, Barli kemudian mendirikan “gerombolanLima Bandung” beserta 4 artis lainnya, yakni Affandi, Hendra Gunawan, Soedarso dan Wahdi Sumanta. Keikatan & rasa persaudaraan mulai mengerat berkat grup yg didirikan tersebut.

Meskipun Barli telah mempunyai segudang ilmu dan prestasi, dia tetap melanjutkan pendidikannya, yaitu ke Academie de la Grande Chaumiere Paris, Perancis, lalu menuju Rijksakademie van beeldende kunsten Amsterdam, Belanda di tahun 1956.

5. Basuki Abdullah

Pelukis Ternama dari tanah berikutnya bernama Basuki Abdullah, lahir di Kota Surakarta pada 25 januari 1915, & wafat tanggal 5 November 1993. Ia adalah galat satu pelukis potret paling berpengaruh pada Dunia.

Basuki Abdullah menempuh pendidikan di HIS Katolik & Mulo Katolik Solo, Jawa Tengah. Setelah selesai, beliau Kemudian berkesempatan untuk belajar pada Academie Voor Beeldende Kunsten Den Haag, Belanda, melalui jalur beasiswa pada tahun 1933.

Dalam bepergian karirnya yang gemilang, beliau pernah diangkat menjadi pelukis Istana Kerajaan Thailand pada tahun 1960-an, dan pelukis resmi Istana Merdeka di tahun 1974. Beliau juga pelukis yang tersohor dengan kehebatan melukis kemiripan paras & bentuk.

Alhasil, banyak tokoh-tokoh dunia kala itu yang memakai jasanya, sebut saja seperti misalnya Ir. Soekarno, Pangeran Philip dari Inggris, Pangeran Bernard berdasarkan Belanda, Sultan Brunei hingga kaum jetset misalnya Nyonya Ratna Sari Dewi.

Salah satu prestasi terbaiknya yang wajibdiingat adalah, keberhasilannya dalam mengalahkan 87 pelukis kaliber Internasional, dalam sebuah sayembara yang diadakan pada Amsterdam, Belanda.

Tidak hingga disitu, beliau jua tak jarang mengadakan pameran di negara-negara lain, misalnya Thailand, Malaysia, Jepang, Belanda, Inggris & lainnya. Bahkan tidak kurang dari 22 negera di global mengoleksi karyanya sampai sekarang.

6. Delsy Syamsumar

Beliau adalah Pelukis populer dari Sumatera, bernama Delsy Syamsumar, lahir di Sumatera Utara dalam tanggal 7 Mei 1935. Bukan hanya melukis, Delsy jua dikenal sebagai menjadi komikus, ilustrator, desainer dan lain-lain.

Dia benar-sahih Multitalenta, bahkan hingga digadang-gadang sebagai seniman terbaik se-Asia Tenggara. Bukan tanpa sebab, sederet karya dan prestasi lah yang menghantarkan beliau ke posisi itu pada masanya.

Dia juga berhasil menyabet beberapa penghargaan yang bergengsi, salahsatunya adalah Asian Best Art Director melalui film yg berjudul “Holiday in Bali” yang sutradarai sang H. Usman Ismail dalam sebuah Festival Film di Tokyo dalam tahun 1962.

Tidak hingga disitu, karya lukisnya menghantarkan beliau sebagai pelukis Indonesia satu-satunya yang diberi predikat Litteratures Contemporaines L’ Azie du Sud Est dan II’exellent dessinateur sang Lembaga Seni & Sejarah Perancis, lewat kitabliteratur seni global yang fenomenal, France Art Journal 1974.

Delsy Syamsumar wafat pada Jakarta lepas 21 Juni 2001 dalam usia 66 tahun, dan meninggalkan 9 orang anak.

7. Dullah Suleiweh

Seorang Pelukis asal Jawa bernama Dullah, lahir di Solo, Jawa Tengah pada 17 September 1919. Menurut data yang terdapat, dia belajar dari dua Maestro seni ternama tanah air yakni yaitu S. Sudjojono & Affandi. Dia pula dikenal menjadi pelukis istana sejak 1950-1960.

Beberapa pameran lukisan yg pernah diadakannya antara lain bersama anak-anaknya di Gedung Agung (Istana Kepresidenan Yogya) tahun 1978, serta pada Aldiron Plaza, Jakarta dalam 20 Desember 1979 sampai 2 Januari 1980.

Lukisannya poly diminati dan dikoleksi oleh pejabat-pejabat tinggi suatu negara, baik berdasarkan dalam maupun luar negeri, antara lain merupakan Ir. Soekarno, Muhammad Hatta, Adam Malik, Eisenhower, Walter Mondale, Rudolf Menzies & museum seni lukis pada Republik Ceko.

8. Handra Gunawan

Pelukis Indonesia Yang Mendunia selanjutnya bernama Hendra Gunawan, lahir pada Bandung tahun 1918 & wafat di Bali dalam 1983 pada usia 65 tahun. Selain melukis, beliau pula dikenal sebagai pematung yang handal.

Baca Juga